Teori Despotisme Timur Wittfogel – Hakimtea.net

799 View

Karl Wittfogel

Hakimtea.net | Teori Despotisme TimurKarl Wittfogel, penulis buku Oriental Despotism (1957) mengemukakan teori-teorinya sebagai berikut:

A. Cara produksi Asiatis, menurut pendapatnya yang khas pada masyarakat-masyarakat yang berdasakan irigasi besar-besaran, telah menimbulkan suatu garis lain dalam persfektif evolusi.

B. Masyarakat-masyarakat hidrolis, tidak hanya dicirikan oleh irigasi, tetapi dalam hal-hal tertenu oleh bangunan drainase besar-besara adalah tipikal Despotisme Timur yang menjalankan perintah dengan kekuasaan total oleh suatu birokrasi yang bercabang luas dan terpusat, serta secara tajam mesti dibedakan dari masyarakat feodal, seperti dikenal dalam masyarakat di Eropa Barat dan Jepang.

C. Bila masyarakat-masyarakat feodal memungkinkan suatu perkembangan menuju kapitalisme borjuis maka brokrasi-birokrasi Asiatis itu (mencakup Tsar Rusia) sama sekali tidak cocok bagi perkembangan apapun menuju suatu struktur yang lebih modern.

D. Struktur-struktur politik baru yang dilahirkan di kerajaan-kerajaan Despotis Timur di masa lalu (Rusia dan Cina), sebenarnya tidak dapat dipandang sebagai suatu subtipe dari suatu masyarakat modern atau sebagai sesuatu yang baru, melainkan hanya merupakan salinan-salinan dari despotisme-despotisme Timur tradisional, dimana kemungkinan-kemungkinan untuk menjalankan kekuasaan mutlak dan teror, telah berkembang hingga tingkat yang luar biasa tingginya (Wittfogel, 1957: 438).

E. Doktrin ini bermaksud menunjukkan bahwa Uni Soviet (sekarang Rusia) maupun Cina tidak dapat menawarkan apapun yang mungkin diinginkan oleh bangsa-bangsa lain, jalan satu-satunya ke arah kemajuan adalah mengkuti garis peradaban modern yang berdasarkan hak milik.

Menurut Wittfogel, garis ini tampaknya tdak lagi menuju pada sosialisme melainkan hanya bergerak menuju suatu masyarakat polisentrisme dan demokratis, dimana kompleks-kompleks birokrasi yang lebih besar saling mengendaikan satu sama lain (Wittfogel, 1957: 366-367), dan jika meminjam istilah Karl Popper, hal itu memalukan masyarakat terbuka.

Teori-Teori Sejarah – Teori Despotisme Timur Wittfogel

Pengantar Ilmu Sosial Sebuah Kajian Pendekatan Struktural. Dr. H. Dadang Supardan, M. Pd. Hal, 357-365.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *