Not Yet Configured?

Hakimtea.Net

Think Positive
Daftar Naruto Games Korea Drama Daftar Chitika!


Vaksin Anti Kaki Gajah (Filariasis) Memakan Korban

Beberapa hari yang lalu saat jalan-jalan pagi bersama istri yang tengah hamil, terlihat antrian disebuah lapangan kecil dekat dengan kelurahan tempat saya tinggal sementara di perumahan mertua indah. Antrian tersebut bukan karena adanya pembagian sembako, namun mereka tengah antri untuk mendapatkan  obat anti filariasis atau obat anti kaki gajah, endemi yang saat ini tengah menyebar terutama di kabupaten Bandung.

Saya sendiri hanya lewat dan tidak ikut antrian untuk mendapatkan vaksin gratis tersebut karena pada dasarnya saya tidak suka dengan obat-obatan, kalaupun sakit lebih memilih ramuan herbal atau hanya minum madu, obat kimia hanya diminum dalam keadaan mendesak dan terpaksa saja.

Keesokan harinya saat saya ditempat kerja online dan melihat perkembangan optimasi Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang, tersiar kabar korban berjatuhan setelah mereka meminum obat anti penyakit kaki gajah tersebut, ada yang hanya terbaring tak berdaya, ada yang dilarikan ke rumah sakit bahkan saat itu tercatat ada 8 orang yang meninggal dunia.

Teman sekantor mengatakan istri dan ketiga anaknya kemarin terbaring seharian setelah meminum obat anti filariasis tersebut, namun alhamdulillah tidak sampai harus dibawa ke rumah sakit, esoknya pulih kembali.

Apa yang salah dengan vaksin ini? Kemungkinan besar obat ini cukup keras, seperti halnya obat-obat apotik yang harus berdasarkan resep dari dokter namun kenyataannya obat ini diminum tidak berdasar resep dokter.

Pernyataan Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Kabupaten Bandung Suhardiman sepertinya enteng sekali saat menjawab wartawan detikcom tentang jatuhnya korban setelah meminum obat anti kaki gajah ini, dia menyatakan,

“Semua warga yang meninggal itu punya sakit keras, seperti jantung atau hipertensi. Jadi ini bukan karena minum obat anti kaki gajah lalu meninggal ya. Karena saya juga minum loh, tapi kan enggak apa-apa juga.”

Coba kejadian ini menimpa pada keluarganya, saya kira pernyataannya tidak akan seperti ini.

Kesimpulan dari pernyataan pak Kabid ini mengindikasikan obat anti kaki gajah mempunyai efek samping yang berbahaya (meninggal dunia) bagi penderita penyakit Jantung dan Hipertensi.

Jadi meski takdir memang ditangan yang maha kuasa namun manusia pula harus berusaha! Jangan sampai menganggap remeh nyawa orang lain.

Popularity: 2% [?]

Category Bandung, Personal

Tag: , , , ,

Related Post:

No related posts found!
>

If you enjoyed this post, make sure you subscribe to my RSS feed!

2 Responses to “Vaksin Anti Kaki Gajah (Filariasis) Memakan Korban”


  1. 1
    Orang Indonesia says:

    Seharusnya pemerintah segera bertanggung jawab.

    Kalau nyawa masyarakat hanya untuk main-main dan dijawab dengan segitu entengnya, mungkin memang kita sudah kehilangan hati nurani.

    entahlah, apakah mereka yang lepas dari tanggung jawab layak untuk disebut manusia??!!….


Trackbacks/Pingbacks

  1. Korban Vaksin Kaki Gajah, Harus Ada yang Bertanggung Jawab « Boy in The Green Avenue…. 18 11 09

Leave a Reply


  • Recent Post

  • Popular

    • (none)